Di kepolisian, apa perbedaan antara Inspektur (SP), Asisten Superintenden (ASP), Wakil Superintenden (DSP), dan Superintenden Polisi tambahan?


Jawaban 1:

Asisten Pengawas Polisi adalah pos junior di IPS. Deputi Inspektur Polisi secara fungsional sama dengan Asisten Inspektur Polisi tetapi ini adalah layanan Kepolisian Negara. Mereka memiliki kuota untuk promosi ke IPS. Setelah dipromosikan ke IPS, maka selanjutnya semua akan bergerak naik dengan cara yang sama. Superintendent Polisi tambahan adalah pos berikutnya di peringkat untuk Wakil Superintendent. Inspektur Polisi adalah pangkat superior berikutnya dan para petugas ini memegang tanggung jawab atas sebuah distrik.


Jawaban 2:

Hal pertama yang pertama, untuk setiap peringkat bawahan dibuat dengan menambahkan awalan seperti tambahan, wakil dan asisten. Dalam mengurangi urutan senioritas akan menjadi asisten SP, Tambahan SP dan Wakil SP

SP bertanggung jawab atas hukum dan ketertiban suatu distrik, ia adalah kepala polisi sebuah distrik. Asisten SP adalah pejabat IPS langsung yang sedang dalam masa percobaan. Ia diposting sebagai SP setelah ia menyelesaikan masa jabatan sebagai Asisten SP

Deputi SP bertanggung jawab atas sub divisi sebuah distrik. Ia ditunjuk sebagai CSP, SP kota atau CO, petugas lingkaran atau SDOP, petugas polisi divisi. Dia pada dasarnya mengawasi sekelompok kantor polisi, berkisar antara dua hingga sepuluh jumlahnya.

SP atau ASP tambahan adalah perintah kedua di distrik. Dia adalah DSP senior yang ditempatkan sebagai ASP.SP mendelegasikan berbagai tugas kepadanya, ia kadang-kadang diminta untuk melakukan fungsi SP tanpa adanya SP


Jawaban 3:

Hal pertama yang pertama, untuk setiap peringkat bawahan dibuat dengan menambahkan awalan seperti tambahan, wakil dan asisten. Dalam mengurangi urutan senioritas akan menjadi asisten SP, Tambahan SP dan Wakil SP

SP bertanggung jawab atas hukum dan ketertiban suatu distrik, ia adalah kepala polisi sebuah distrik. Asisten SP adalah pejabat IPS langsung yang sedang dalam masa percobaan. Ia diposting sebagai SP setelah ia menyelesaikan masa jabatan sebagai Asisten SP

Deputi SP bertanggung jawab atas sub divisi sebuah distrik. Ia ditunjuk sebagai CSP, SP kota atau CO, petugas lingkaran atau SDOP, petugas polisi divisi. Dia pada dasarnya mengawasi sekelompok kantor polisi, berkisar antara dua hingga sepuluh jumlahnya.

SP atau ASP tambahan adalah perintah kedua di distrik. Dia adalah DSP senior yang ditempatkan sebagai ASP.SP mendelegasikan berbagai tugas kepadanya, ia kadang-kadang diminta untuk melakukan fungsi SP tanpa adanya SP