Apa perbedaan antara bank sektor publik dan bank nasional?


Jawaban 1:

Analogi-

Tuan dan Ny. Verma adalah pasangan suami istri yang bahagia. Mereka juga memiliki seorang putra dan putri yang membuat mereka menjadi keluarga berempat. Anak-anak dibesarkan dengan semua cinta, perhatian, kasih sayang, dan disiplin.

Di lingkungan mereka, mereka melihat beberapa anak seusia dengan mereka, yang terlibat dalam kegiatan buruk seperti pencurian kecil-kecilan, memasok obat-obatan dan membantu geng mafia setempat dalam mencapai moto jahat mereka.

Bapak dan Ibu Verma berusaha keras untuk mengadopsi dua anak seperti itu dari lingkungan mereka dan membesarkan mereka dengan cinta, perhatian, kasih sayang, dan disiplin yang sama seperti anak-anak mereka sendiri.

Sini,

'Tuan dan Nyonya Verma' mirip dengan 'Pemerintah'.

Anak-anak 'mereka' adalah 'Bank sektor publik'.

Anak-anak yang 'diadopsi' adalah 'Bank yang dinasionalisasi'.

Bank sektor publik adalah bank di mana pemerintah sudah memiliki saham mayoritas (lebih dari 50% memegang).

Bank-bank yang dinasionalisasi adalah bank-bank yang sebelumnya merupakan bank sektor swasta tetapi kemudian dikendalikan oleh pemerintah.

Alasan di balik Nasionalisasi bank di India-

Ada cerita panjang di balik Nasionalisasi bank di India.

  • Setelah kemerdekaan (1947), sistem perbankan di India berada di tangan segelintir raksasa sektor swasta. Bank-bank menjamur di hanya daerah perkotaan dan daerah pedesaan yang merupakan bagian utama dari populasi kita tidak memiliki rekening bank. Pemain swasta ini meminjamkan pinjaman kepada yang sudah petani kaya dan pengusaha dan sektor-sektor utama yang harus diprioritaskan diabaikan. Konsekuensi dari ini adalah bahwa ada ketidaktahuan sektor pertanian, industri skala kecil dan sektor ekspor yang juga merupakan sektor-sektor prioritas. Pinjaman juga diberikan kepada mendukung kegiatan spekulatif dan pemasaran gelap. Orang miskin tidak mendapatkan bagian pinjaman mereka dan diabaikan.

Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah Nasionalisasi yang mengakibatkan membawa bank-bank swasta di bawah pengawasan dan kontrol pemerintah.

Sejarah Nasionalisasi-

Pada 'X-axis' kita memiliki 'Year' dan 'Y axis' kita memiliki 'bank dinasionalisasi'.

  • Nasionalisasi bank-bank komersial terjadi untuk pertama kalinya pada tahun 1969 ketika total 14 bank dinasionalisasi. Kemudian pada tahun 1980, 6 bank lebih dinasionalisasi, sehingga menjadikan total 20. Selanjutnya pada tahun 1993, Bank Nasional Punjab mengakuisisi New Bank Of India dan maka total bank yang dinasionalisasi sekarang adalah 19.

Konsekuensi Nasionalisasi-

  • Bank-bank baru dibuka di daerah-daerah terpencil dan pedesaan yang tidak memiliki rekening bank. Sektor-sektor prioritas sebenarnya diberi prioritas lebih. Oleh karena itu Pertanian, Industri skala kecil dan sektor ekspor sekali lagi dibawa ke kemuliaan mereka (upaya telah dilakukan). Pinjaman dan uang muka menjadi lebih disiplin. Ketidakseimbangan daerah berkurang. Orang-orang termotivasi untuk memasukkan kebiasaan perbankan dan tabungan. Oleh karena itu ada peningkatan yang cukup besar pada deposito bank dan karenanya pinjaman meningkat.

Jawaban 2:

Sebelum 1969, semua bank adalah bank sektor swasta. Namun setelah 19 Juli 1969, 14 bank dinasionalisasi dan ditransformasikan sebagai aset publik di bawah kepemilikan pemerintah.

Bank sektor publik adalah bank di mana pemerintah memiliki saham mayoritas, yaitu lebih besar dari 50%. Dengan kata lain, semua bank yang dinasionalisasi adalah bank sektor publik tetapi semua sektor publik mungkin bukan bank yang dinasionalisasi. Bank-bank yang dinasionalisasi muncul karena pemerintah mengambil sedikit bank melalui tindakan atau peraturan sedangkan bank sektor publik adalah bank-bank di mana pemerintah memiliki saham mayoritas sejak awal.

Jika Anda memiliki pertanyaan keuangan pribadi lainnya, jangan ragu untuk menghubungi - Adhil Shetty


Jawaban 3:
  1. Bank sektor publik (PSB) adalah bank-bank di mana saham mayoritas (yaitu lebih dari 50%) dipegang oleh pemerintah. Saham bank-bank ini terdaftar di bursa saham. Ada total 27 PSB di India. Dari yang [21 bank dinasionalisasi + 6 kelompok bank negara (SBI + 5 asosiasi)] Jadi saat ini semua bank dinasionalisasi adalah bank Sektor Publik. Selain itu, kita juga dapat mengatakan bahwa IDBI Bank Ltd, BMB dan SBI terlalu Bank Sektor Publik (meskipun bukan bank dinasionalisasi) karena Pemerintah Indonesia memiliki lebih dari 50% saham di bank ini juga.

Jawaban 4:

Apa perbedaan antara Bank Nasional dan Bank Sektor Publik? Harap dicatat bahwa Nasionalisasi adalah tindakan mengambil industri atau aset ke kepemilikan publik pemerintah nasional. Nasionalisasi mengacu pada aset swasta yang ditransfer ke sektor publik untuk dioperasikan oleh atau dimiliki oleh negara. Jadi tidak ada perbedaan antara bank dinasionalisasi dan bank sektor publik. Kebalikan dari nasionalisasi adalah privatisasi.

Bank-bank yang sebelumnya di sektor swasta dipindahkan ke Sektor publik dengan tindakan nasionalisasi. Bank yang dinasionalisasi pertama adalah Imperial Bank of India dan dibaptis ulang sebagai State Bank of India pada Juli 1955. Pada tahun 1969, 14 bank dinasionalisasi dan pada tahun 1980, fase kedua nasionalisasi bank India terjadi, di mana 7 bank lagi berada dinasionalisasi. Saat ini total 26 bank sektor publik di India semuanya dinasionalisasi selama periode waktu tertentu.