Apa perbedaan antara C #, Objective -C, C, C ++, Swift dan Java?


Jawaban 1:

Hai,

Di atas saya lampirkan gambar untuk perbedaan c dan c ++.

Java adalah bahasa berorientasi objek sepenuhnya.

  • Ada konsep tambahan. Polimorfisme, pewarisan, generik, utas, konstruktor, dll. Java adalah platform independen. Java terutama digunakan untuk pemrograman aplikasi. Ini banyak digunakan dalam aplikasi window, berbasis web, perusahaan dan seluler. Java tidak mendukung pernyataan goto. Java tidak mendukung banyak pewarisan, kelebihan beban operator, struktur dan serikat pekerja.

Jawaban 2:

C adalah bahasa pemrograman prosedural. Objective-C dan C ++ adalah dua pendekatan dalam menambahkan fitur berorientasi objek ke C. Dimana Objective-C mengambil isyarat dari ide Smalltalk tentang "berorientasi objek", C ++ lebih terinspirasi oleh Simula dan juga lebih menekankan pada "yang lebih baik C ”, yang berarti kadang-kadang melakukan trade-off untuk mendapatkan kinerja mentah alih-alih keamanan dan kegunaan.

Objective-C sebagian besar tidak relevan sampai Apple membeli NeXT, yang pada saat itu menjadi bahasa pemrograman yang digunakan pada Mac, iPhone dan iPad.

C # dan Java adalah upaya untuk membuat "C ++ yang lebih baik" tanpa semua bagasi yang diwarisi dari C, seperti manajemen memori manual. Mereka juga sama-sama menggunakan Mesin Virtual di bawah tenda, yang berarti kode biasanya tidak dikompilasi langsung ke kode mesin, melainkan ke "byte-code" perantara yang dapat dijalankan pada banyak arsitektur CPU yang berbeda dengan mengorbankan beberapa kinerja.

Swift adalah upaya menciptakan bahasa pemrograman baru yang tidak mewarisi kelemahan C, maupun hambatan kinerja Objective-C, sambil tetap kompatibel dengan kode yang ada yang ditulis dalam Objective-C. Bisa dibilang Swift adalah perpaduan aspek C ++ dan Objective-C, tetapi dilakukan tanpa bagasi C seperti C #. Swift juga memberi penekanan besar pada keamanan memori dan menggunakan penghitungan referensi otomatis alih-alih lebih lambat, pengumpul sampah seperti C # dan Java.

Bahasa lain yang sangat mirip dengan Swift adalah Kotlin, BTW, yang mencoba melakukan untuk Jawa apa yang dilakukan Swift untuk Objective-C.


Jawaban 3:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 4:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 5:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 6:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 7:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 8:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 9:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 10:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 11:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!


Jawaban 12:

Mari kita bagi bahasa-bahasa ini berdasarkan dua faktor:

  1. bahasa pemrograman prosedural. Bahasa pemrograman berorientasi objek.

C adalah bahasa pemrograman prosedural sedangkan C ++ dan java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Sekarang, bahasa pemrograman prosedural mengikuti pendekatan top-down. Ini mengeksekusi instruksi baris demi baris mulai dari atas ke bawah. Ini pada dasarnya adalah kombinasi fungsi saja.

Seperti C, pemrograman C hanya memiliki fungsi yang salah satu fungsinya dinamai fungsi (main () ’,‘ main () ’adalah titik awal program i.e, program mulai dijalankan dari‘ main () ’.

Dalam pemrograman berorientasi objek, objek (entitas dunia nyata) digunakan untuk tugas komputasi, yaitu, objek menentukan aliran program. Programmig berorientasi objek berisi berbagai kelas yang mendefinisikan satu blok kode. Objek adalah turunan dari kelas-kelas ini yang membantu untuk mengakses data anggota dan fungsi anggota dari kelas-kelas ini.

C ++ adalah kombinasi dari fungsi dan kelas (setidaknya memiliki satu fungsi bernama 'main ()').

Sementara, java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yaitu, itu adalah kombinasi dari hanya kelas. Setidaknya ada satu kelas (dikenal sebagai kelas utama yang berisi fungsi ‘main ()’).

Dari sudut pandang pembelajaran, kita harus mulai dengan C lalu C ++ lalu Java.

Nikmati!!!